Simulasi Fenomena Big Bang

Para ilmuwan berhasil menembakkan dua berkas partikel proton mengelilingi terowongan 27 km yang menampung Large Hadron Collider (LHC).

Sebuah teori yang selama ini diyakini banyak ilmuwan menyebutkan bahwa alam semesta berasal dari fenomena ‘Big Bang’ atau ledakan besar. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta terbentuk dari ledakan maha dahsyat sekitar 13.700 juta tahun lampau.

Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian mengisi alam semesta dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid, meteor, energi, dan partikel lainnya. Sudah puluhan tahun, para ilmuwan berupaya keras melakukan eksperimen besar untuk merekaulang kondisi beberapa saat setelah Big Bang.

Melalui serangkaian penelitian, para ilmuwan di Eropa meyakini berhasil mereka ulang fenomena Bing Bang. Mereka pun berharap penelitian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan fundamental di bidang fisika.

Rencana penelitian ini sendiri sebenarnya sempat tersenda-sendat sejak digagas sekitar 30 tahun lalu. Pasalnya, proyek ini menghadapi masalah pembengkakan biaya, gangguan peralatan, dan masalah konstruksi. Namun, para ilmuwan tetap tak lelah untuk terus mencoba merekaulang kondisi setelah peristiwa Big Bang, yang menurut mereka menyebabkan terbentukan alam semesta.

Seperti dilansir kantor berita AP, Rabu (10/9), setelah 30 tahun akhirnya para ilmuwan itu kini telah berhasil menembakkan dua berkas partikel proton mengelilingi terowongan 27 km yang menampung Large Hadron Collider (LHC). Mesin senilai lebih dari 9 miliar dollar AS di perbatasan Swiss-Prancis itu dirancang untuk menabrakkan partikel dengan kekuatan sangat dahsyat.

Ketua tim ilmuwan Lyn Evans mengatakan, penelitian itu merupakan penantian mereka yang cukup panjang. ”Dan, kami ingin program penelitian LHC tetap berjalan,” ujarnya.

LHC dibangun dalam waktu sekitar 13 tahun. Collider itu dioperasikan oleh Lembaga Eropa untuk Riset Nuklir, yang lebih dikenal dengan akronimnya dalam bahasa Prancis, CERN (European Organization for Nuclear Research). Mesin yang berlokasi di perbatasan Swiss-Prancis itu dirancang untuk untuk menumbukkan partikel-partikel subatomik.

Tujuan utama uji coba CERN adalah untuk menemukan Higgs boson, yang namanya diambil dari nama fisikawan Skotlandia Peter Higgs. Ia pada 1964 menunjuk kepada partikel semacam itu sebagai kekuatan yang memberi massa dan membuat alam semesta mungkin terbentuk.

Berkas proton pertama, yang bergerak searah jarum jam, menyelesaikan putaran pertama terowongan bawah tanah itu sebelum pukul 09.30 waktu Inggris (15.30 WIB). Sedangkan, berkas kedua, yang bergerak melawan arah jaruh jam, berhasil mengitari terowongan tersebut selepas pukul 14.00 (20.00 WIB).

Terowongan sirkuler yang sangat besar itu memuat lebih dari 1.000 magnet silindrik. Magnet-magnet itu dipasang di sana untuk mengarahkan berkas yang terdiri dari partikel-partikel yang dinamai proton sepanjang cincin yang membentang 27 km. Pada akhirnya, dua berkas proton akan diarahkan secara berlawanan di terowongan LHC pada kecepatan mendekati laju cahaya dan menyelesaikan 11 ribu putaran per detik.

Untuk menembakkan berkas partikel itu ke sekeliling terowongan, diperlukan ribuan magnet bertenaga besar, yang didinginkan sampai suhu minus 271 derajat celcius. Beberapa minggu lagi, kedua berkas akan bertabrakan di beberapa titik di sepanjang terowongan. Tabrakan ini akan menghasilkan suhu yang jauh lebih panas dari matahari, dan terkonsentrasi di sebuah tempat yang sangat kecil, sekian kali lipat lebih kecil daripada debu.

Partikel-partikel subatomik yang terbentuk, kemudian akan dipelajari secara teliti oleh ilmuwan dari seluruh dunia. Mereka berharap data yang dihasilkan akan membuka misteri alam semesta.

Satu berkas partikel subatom lain akan dikirim dari arah berlawanan, dan menabrakkan partikel-partikel itu dengan kekuatan yang sangat dashyat. Sejumlah pengkritik menyatakan ketakutannya bahwa tabrakan proton bisa menimbulkan lubang hitam yang akan menyebabkan kiamat. Namun, kekhawatiran itu ditolak oleh para pakar fisika. Fisikawan asal Cern, Ulrich Straumann menegaskan, ”Risiko seperti itu tidak ada.”

Sayangnya, Cern belum mengumumkan kapan tumbukan pertama akan terjadi, tapi diperkirakan hal itu terjadi sebelum mesin itu dimatikan selama musim dingin. Meski demikian, para teknisi dan ilmuwan tetap meluapkan perasaan sukacita saat partikel-partikel proton menyelesaikan putaran pertama cincin bawah tanah yang menampung kompleks riset fisika LHC di bawah Gunung Alpen Eropa itu.

Diterbitkan di: on September 18, 2008 at 8:04 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Discovery 5

Apakah mungkin serangga kecil terbang dalam hujan yang lebat tanpa tersambar oleh setiap butir air yang jatuh,?

Tidak ada yang tidak mungkin bagi serangga itu. :)

Sebutir air hujan yang jatuh, menciptakan sebuah gelombang tekanan kecil di depanny(d bwh btir hujan) sehingga gelombang tersebut mendorong serangga kecil ke samping.. :)

Diterbitkan di: on September 16, 2008 at 5:52 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Discovery 4

Dante, seorang pnyair, ketika merasa otaknya buntu, akhirnya ia memutuskan menggali kubur sang istri untuk mengambil kembali kumpulan puisi yang dahulu ia kubur. :0

Betapa terkejutnya ia ketika menemukan bahwa sang istri yang telah meninggal kurang lebih 30 tahun yang lalu masih tampil dengan segala kecantikannya..

Pengawetan macam ini terjadi ketika jaringan adipose dalam tubuh membentuk adipocere, sebuah bahan yang bertekstur seperti sabun atau lilin. :)

Diterbitkan di: on September 16, 2008 at 5:49 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Discovery 3

Jika kita perhatikan, kenapa lem tidak lengket ke bagian dalam tube kemasannya,?

Permasalahan itu cukup kritis,.

Dan ternyata, sebuah lem tidak akan lengket di dalam kemasannya karena di dalam sana mengandung oksigen tanpa air. oksigen sebagai penghambat dan air sebagai katalisator,.

Diterbitkan di: on September 7, 2008 at 2:23 am  Komentar (2)  

Discovery2

Dan mulai hari ini,, sampai seterusnya… aku akan mencoba untuk mendapatkan apa yang selama ini telah aku kejar dengan tertatih-tatih..

Aku sangat berharap… langkah ku kali ini akan membawa ku.. ke suatu tempat dan sesuatu yang aku IMPIKAN dari dulu.. dengan itu aku yakin SEMUANYA akan jauh berubah dari sebelumnya…

Oleh karena itu,, mulai sekarang aku akan meninggalkan apa yang ku anggap tidak perlu untuk aku kejar.. karena aku yakin itu hanya akan membuat suatu hal yang sebenarnya tidak aku inginkan.. “Hasta La Vista”  ‘LL..

Diterbitkan di: on Agustus 25, 2008 at 10:44 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Discovery

Hari ini,,, aku menyadari bahwa betapa sulitnya menjalani hidup ini,,, senang, kecewa,, jengkel,, dan warna-warni perasaan di hati lainnya,.

Dan juga,, aku menyadari betapa sulitnya untuk terjun langsung bersama teman-teman ke dunia baru,, mungkin hanya aku yang merasakan ini, tetapi,, ini termasuk suatu hal yang tersulit bagiku sendiri..(hehehe..) mungkin itu semua gara-gara tidak adanya dukungan dari berbagai elemen lainnya,(g’ tau juga sih..)

(Dan masih banyak yang lainnya..!!)

Tapi,, aku hanya berharap dengan Dia yang diatas.. untuk memudahkan jalan ku ini… aku yakin.. suatu saat aku akan menemukan suatu titik terang yang akan membawaku ke IMPIAN ku itu..

Dan juga, Tentu aku yakin semuanya tidak akan seperti ini selamanya…

Diterbitkan di: on Agustus 25, 2008 at 10:12 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ensiklopedi Kekejaman Penguasa Tiran Dunia

Sejarah mencatat, perilaku manusia senantiasa didominasi sense hewani. Yaitu, tingginya nafsu menjadi penguasa, menjadi yang terhebat, memburu kenikmatan dan kepuasan yang bersifat fisik. Bahkan, Manusia menjadi buta akan religiusitas dan moralitas akibat dominasi nafsu hewaninya. Demi kekuasaan, dan memenuhi ambisi individunya, manusia rela melakukan apa saja. Tak jarang, kecenderungan untuk berkuasa, membuat perilaku manusia tak terkendali, seakan-akan tindakan pembantaian, pembunuhan, kekerasan, pemerasan, dianggap sebagai suatu keharusan demi menuruti kepuasan sense hewani manusia.
Tampaknya kecenderungan perilaku manusia ini sudah mengakar sejak zaman sebelum masehi hingga era modern sekarang. Hanya bentuk dan cara kekerasan yang digunakan sosok tiran yang berbeda. Sosok tiran klasik cenderung menggunakan cara imperialisme dan kolonialisme dengan jalan berperang memperebutkan wilayah kekuasaan dan perampasan harta kekayaan penduduk yang berlanjut pada penarikan pajak. Sementara itu, kaum tiran modern cenderung menggunakan kekuatan diplomasi, penyerangan lewat budaya, doktrin pemikiran, dan penekanan dalam menentukan berbagai kebijakan-kebijakan penting sebuah negara.
Hampir setiap negara melahirkan para pemimpin tiran, baik negara yang berbasis Islam, Kristen, Yahudi, Kunghucu, Hindu, dan lain-lain. Bahkan sistem pemerintahan sebuah negara pun tidak bisa menjamin lepas dari kemunculan tokoh-tokoh tiran, baik negara yang menganut sistem demokrasi, komunis, teknokrasi, dan kerajaan. Yang pasti, pemimpin-pemimpin tiran hanya akan patuh pada ambisi-ambisinya, dan senantiasa menghalalkan segala cara demi memenuhi kepuasan sense hewaninya.

Mulai dari Alexander Agung dari Yunani yang ekspansi kekuasaannya membunuh hampir 10% penduduk dunia, Adolf Hitler dengan kekuatan Nazi membantai ribuan kaum Yahudi, Genghis Khan ekspansinya ke daratan China melayangkan jutaan nyawa, Attila, di setiap perjalanannya meninggalakan tragedi pemerkosaan, pembunuhan, dan pembantaian. Saddam Hussein membantai ribuan kaum oposisi, Imam Khomeini, menghukum bagi mereka yang menentang sistem negara revolusi Islam Iran. Hingga Soekarno, yang mempekerjakan pribumi dan merencanakan budak seks ke Jepang. Dan Soeharto, melalui kekuatan politik dan militernya memberhanguskan lawan politik dan membantai jutaan manusia dengan tuduhan komunis.
Namun, sejarah juga mencatat, meski para tokoh tiran telah berhasil memenuhi hasrat dan nafsu hewaninya, hampir semuanya berakhir dengan ketidakbahagian. Hitler harus rela mati bunuh diri, para raja di Yunani dan Roma banyak yang meninggal karena dibunuh keluarganya sendiri, tokoh-tokoh komunis banyak yang meninggal di pertempuran, Bung Karno harus meninggal saat menjalani hukuman di pengasingannya dan Soeharto meninggal dengan dihantui berbagai kasus korupsi, kudeta, dan meninggalkan berbagai kasus besar lainnya.

Diterbitkan di: on Agustus 22, 2008 at 9:04 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Merdeka,, euy…!

Hari ini rasanya tidak ada seorangpun rakyat Indonesia yang tidak menyadari bahwa bangsanya berulang tahun Kemerdekaan yang ke 63! P Waktu keluar dari tadi pagi ngeliat ada acara dimana2, ada yang upacara bendera, ada yang pawai kendaraan (sepeda, motor, mobil, becak bahkan andong) yang dihias! ada juga acara panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, dll. Ah rasanya indah sekali.. ternyata walaupun negara kita ini masih dalam ‘keterpurukannya’ tapi masih banyak dari kita yang dengan begitu senang dan gembiranya merayakan hari kemerdekaan ini, ternyata sadar atau tidak sadar jauh didalam lubuk hati, kita semua sebenarnya bisa merasakan makna kemerdekaan yang sebenarnya..

Terbayang bagaimana dulu susah dan menderitanya para pejuang2 kita merebut kemerdekaan ini dari tangan Belanda dan Jepang.. ahh.. tadi waktu liat TV acara 17an di istana, rasanya jadi pengen nangis waktu liat para veteran pejuang kita yang sudah kakek2/nenek2 yang sudah renta dan ada yang duduk dengan tak berdayanya di kursi roda.. (dalam hati cuman bisa bilang terima kasih dan bersyukur kepada tuhan atas semua karunia dan rahmatnya.. waaa jadi nangis beneran nih… oo.. so sentimentil ya… hehehe D

Walaupun sebagian besar rakyat indonesia (bisa dikatakan hampir semua P ) merasakan bahwa negara ini masih ‘morat-marit’, terpuruk, jatuh, korupsi/KKN dimana2, pokoknya yang ‘jelek2′ deh.. tapi entah mengapa oger yakin suatu saat nanti negara ini bisa menjadi negara yang disegani dan ‘berdiri’ sejajar dengan bangsa2 lainnya di dunia ini.. Sudahlah, mari mulai saat ini, kita rakyat Indonesia jangan lagi saling salah-menyalahkan, hujat menghujat satu dan lainnya, terlalu curiga mencurigai, memperdebatkan hal2 yang ga penting (misalnya Si A oarang China, Si B Jawa, si C Sunda., si Anu hitam, si itu kuning, atau loe Kristen, gue Islam!) itu semua kalau menurut oger sama sekali ga ada gunanya buat diperdebatkan, karena yang penting adalah kebenaran! Narkoba, kriminalitas, korupsi dan KKN adalah SALAH! Prestasi pelajar, ahli, menolong sesama, toleransi bermasyarakat atau perjuangan atlet2 untuk merebut medali olimpiade adalah BENAR! Ga peduli mereka itu Batak, Irian, Aceh, Cina atau Kristen, islam, budha! yang penting mereka adalah satu! Indonesia! (so sweat… hehehe..)

Maka dari itu kalau prinsip oger sih ga terlalu muluk2 koq, mulailah berbuat sesuatu untuk bangsa ini, ga usah terlalu ‘terpuruk’ dengan ‘mengutuk’ keadaan ini (karena yang dikutuk ujung2nya diri kita sendiri juga kan..?? hehehe..) Bangkitlah.. jangan mau jadi pecundang, jadilah pemenang! caranya??!! jangan terlalu yang muluk2 deh.. misalnya langsung berpikir ingin ‘pergi kebulan’ besok pagi, membuat olimpiade yang sama hebatnya dengan Cina atau ‘membabat habis para koruptor’ sekali tebang! Mulailah dengan hal2 yang kecil aja dulu, kerjakanlah hal2 yang bisa kerjakan terlebih dahulu, dan kerjakan dengan segenap kemampuan yang terbaik yang kita miliki, tuhan itu maha adil koq, rasanya apabila suatu hal kita kerjakan dengan niat dan bersungguh2, maka ‘hasil’ akan otomatis mengikuti.

Kemudian mulailah dari diri sendiri! misalnya…: kita sering mengumpat dalam hati (atau bahkan terang2an!) Uhhh… nih kota kotor amat sih.. sampah dimana2, tapi koq ga sadar ya, yang buang sampah sembarangan (ke jalan, selokan, dll) itu kan kita juga… -P Dan yang terpenting adalah mulailah dari saat ini juga!

Ahh.. udah ah.. koq jadi serius gini ya… heehe.. maaf ya buat yang baca dan ga berkenan dengan pendapatnyaoger jangan tersinggung ya.. ini cuman refleksi diri aja dalam rangka memperingati hari kemerdekaan negara kita tercinta ini… Merdeka!! peaceee… D

Diterbitkan di: on Agustus 17, 2008 at 9:42 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Belajar menjadi Hacker

Hacker dengan keahliannya dapat melihat dan memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. onno-hacker.zip

DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:

  1. Acrobat PDF Reader

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

  1. Mau Jadi Hacker?
  2. Mengenal Resource Hacker
  3. Kevin Mitnick – The Most Wanted Hacker
  4. Mencari Tools Untuk Hacking
  5. WordArt, Graphics, & Shapes di Publisher 2007 (dalam video)
  6. Mengintip Host dengan Tools NMAP
  7. Cita-cita Baru Anak Muda Indonesia Menjadi Hacker
  8. Hacking Webpages-UNIX
  9. Tips Belajar Linux dengan Mandiri: Dari Bakar CD, Instalasi, Sampai Administrasi
  10. Belajar VISIO 2007 #1. Dasar-dasar Visio 2007 (Dalam Video)
Diterbitkan di: on Agustus 17, 2008 at 8:42 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Bobroknya Demokrasi Di Indonesia

Sistem demokrasi di indonesia saat ini adalah bentuk pengkerdilan dari makna demokrasi itu sendiri. Jika dinilai dari ‘nilai kedemokrasiannya’, maka saya bisa mengatakan bahwa sebelum tahun 1998, kita bangsa indonesia jauh lebih demokrasi daripada zaman sekarang ini. Kenapa? Kesejahteraan rakyat terbukti lebih dominan dibandingkan dengan hanya sekedar koar-koar janji-janji partai dan calon-calon pemimpin.

Patut kita kembali belajar demokrasi kepada Zaman Rasulullah Saw dan Khalifah Islam Khulafaturrayidin. Saya tidak mengatakan bahwa saya bermaksud mengubah demokrasi yang sudah ada dengan sistem khilafah. Tetapi yang anjurkan adalah, kita mesti bercermin dan belajar banyak kepada perintis demokrasi yang ‘sebenarnya’ itu. Saya akan mengungkapkan -sedikit -, betapa demokrasinya islam pada zaman itu.

Pertama, dari segi sistem pemilihan pemimpinnya. Dalam islam, sebuah kepemimpinan/jabatan merupakan amanah yang sangat berat. Sampai-sampai, ketika Umar bin Abdul Aziz ketika diangkat menjadi khalifah, beliau malah beristighfar dan menangis. Demi Allah, seandainya orang mengetahui beratnya pertanggungjawaban atas jabatan di akhirat kelak, maka tidak ada seorang pun yang mau menjadi pemimpin dan pejabat. Hanya karena amanat dan kepercayaanlah para khalifah maju menjadi pemimpin. Nah, bagaimana dengan keadaan kita sekarang?

Kedua, dari segi sistem pengambilan keputusan. Setiap keputusan yang akan diambil, harus melewati jalur musyawarah. Rasulullah saw yang tidak ada dosa dan setiap perkataannya benar saja, selalu menanyakan pendapat dari sahabat-sahabat dan rakyatnya. Musyawarah selalu dihadiri dengan antusias sehingga para sahabat-sahabat (bisa dibilang MPRnya Rasul) duduk rapat-rapat yang apabila sebuah apel jatuh dari langit, maka akan mengenai punggung-punggung mereka dan tidak jatuh ke tanah. Tidak ada perdebatan dan perkelahian. Yang ada senyum yang tulus kepada sahabat. Dalam islam, perbedaan adalah rahmat. Sementara itu bagaimana dengan kita?

Ketiga, keadilan dalam penjatuhan hukuman. Rasulullah saw bersabda, demi Allah jika Fatimah (putri beliau) mencuri, maka ia akan dipotong tangannya. Hukuman berlaku kepada siapa saja dan kapan saja. Nah , kita bagaimana?

Keempat, penampilan dan gaya hidup para pemimpin. Rasulullah saw yang merupakan pemimpin umat, baik pemerintahan dan agama, hanya tidur dengan dua lipatan pelepah kurma. Abu Bakar ra menginfakkan seluruh hartanya untuk negara (Baitul Mal). Umar ra selalu berpakaian yang ditambal dengan empat belas tambalan, tidak beda dengan pembantunya. Umumnya para khalifah selalu berkeliling kampung untuk mencari rakyatnya yang kelaparan. Nah, bagaimana dengan keadaan demokrasi kita?

Kelima, fokusnya para pemimpin untuk mensejahterakan rakyat. Dalam waktu 23 tahun, Rasulullah saw berhasil membawa bangsa arab, yang tadinya berperadaban paling terbelakang di dunia, menjadi negara super power yang paling disegani di dunia. Dalam waktu dua tahun, Umar II berhasil memakmurkan rakyatnya yang tadinya mengalami krisis multidimensi, sehingga ketika itu tidak ada lagi yang pantas menerima sedekah. Hal ini membuktkan keseriusan pemimpinnya. Bagaimana dengan pemimpin kita?

Kelima uraian di atas hanya sedikit keteladanan dari sistem pemerintahan islam. Kita seharusnya menyadari bahwa betapa demokrasinya islam. Adapun kisah-kisah di atas bukanlah cerita omong kosong. Sejarah telah mencatat demikan adanya. Karena keterbatasan saya, saya hanya bisa menyingkap sedikit takbir keindahan demokrasi islam.

Keluhuran kepemimpinan hanya akan dicapai bila disandarkan kepada iman kepada Allah, perasaan takut kepadaNya, dan ketaqwaan yang dijunjung tinggi. Wallahua’lam

Diterbitkan di: on Agustus 11, 2008 at 10:05 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.